Sumur Mengering, Warga Terpaksa Mengkosumsi Air Irigasi

Banjarnegara (05/07/08)-RADIO KOMUNITAS SHAKTI FM. Sebagian warga dusun Rawawungu, Desa Merden, Purwanegara, Banjarnegara sejak 3 bulan lalu kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa harus mencari sumber air di pingiran sungai yang sudah tercemar limbah pabrik tapioka atau aliran irigasi sawah untuk memenuhi kebutuhannya.

Hal tersebut dilakukan karena sumur tempat mereka bergantung untuk memenuhi kebutuhan air bersih telah mengering.

“Sudah 3 bulan ini, sumur kami sat (kering). Sehingga setiap pagi dan sore hari saya dan keluarga mencari air disini.” Ujar Yanto (46) kepada relawan repoter Radio Komunitas Shakti FM, sambil menenteng jerigen berisi air yang diambil dari air irigasi sawah.

“Sebetulnya air ini tidak bersih karena tercampur dengan berbagai kotoran, limbah maupun obat-obatan (pestisida, red). Ya apa boleh buat, adanya air ini.” lanjut dia.

Ia mengatakan, dahulu ketika musim kemarau tiba sumur-sumur penduduk tidak mengering, paling berkurang debit airnya. Namun sejak 5 (lima) tahun terakhir sumur-sumur penduduk benar-benar kering. Ia tidak tahu persis sebabnya.

“Mungkin akibat pohon-pohon ditebangi jadi air hilang, ditambah ini juga musim kemarau.” katanya.

Ia berharap pemerintah bisa membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Karena hingga saat ini, ia merasa belum ada perhatian dari pemerintah terhadap warga yang kesulitan mendapatan air bersih. (BHM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: