‘Kekerasan’…. Kenapa?

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } TD P { margin-bottom: 0in } P { margin-bottom: 0.08in } –>Minggu, 1 Juni 2008

merupakan hari yang kurang berkenan bagi kami, karena salah satu Kru Kami menjadi sasaran kekerasan yang dilancarkan oleh Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Monas, Jakarta.

yang kami tahu, kru kami ke Jakarta untuk mengunjungi Monumen Nasional tersebut tanpa embel-embel lain. dan kami tentu saja tidak mau mendengar alasan mengapa FPI sampai melakukan kekerasan terhadap wanita dan anak-anak.

maaf kalau saya terlalu naif, karena saya memang awam tentang agama. tapi saya juga Muslim, dan mengapa FPI yang sesuai namanya harusnya membela Muslim malah balik menganiaya Muslim itu sendiri.

Mohon petunjuk dari teman-teman, agar saya menjadi tahu dan jelas tentang siapa yang benar dan siapa yang salah.

sekali lagi saya mohon diberi maaf atas email saya yang mungkin tidak berarti dan beraturan, karena saat menulis email ini saya sedang cemas, geram dan bingung,

Kru yang saya maksud adalah Siti Maryam, atau yang biasa dipanggil Bu Yam.

Terima kasih telah membaca unek-unek ini, salam untuk semua.

Taufik “FX” Hidayat
Kru Radio Komunitas Caraka FM

Bung Taufik,
Yang sabar ya, dan saatnya kita membantu mencerdaskan masyarakat melalui media kita bahwa kekerasan bukan jalan untuk menyelesaikan masalah. Saya juga seorang Muslim dan meyakini bahwa jalan kekerasan bukan cara yang ditempuh orang muslim.
FPI atau siapapun harus diingatkan bahwa, cara mereka tidak dibenarkan dengan dalih apapun. Bahwa takabur itu hukumnya haram, namun saya kira takabur terhadap orang-orang takabur seperti FPI wajib hukumnya!!! cuma jangan ikut2an dengan cara kekerasan.
Buat Ibu Siti Maryam (Ibu Yam) sampaikan salam dan semoga selalu diberi ketabahan.
Ayo jadikan media kita sebagai media untuk menyerukan bahwa Islam bukan identik dengan kekerasan, dan kita harus mendorong umat untuk berani mengatakan TIDAK! terhadap segala bentuk kekerasan.
Tabik,
Budhi Hermanto

=======
kejadian ini kalau saya amati karena profokasi dari Munarman juga dengan dendamnya terhadap Buyung. Maka dipolitisir olehnya untuk menekan SKB agar segera direalisasikan Presiden.Kami turut prihatin, semoga FPI dapat hidayah.Arogansi FPI sebenarnya cukup bagus juga kalau masa yang masif bisa digerakan untuk memburu dan menakut-nakuti para koruptor………

nurhadi hadi <nurhadi_2101@yahoo.com>

========
Salam,
Kekerasan tidak akan menyelesaikan persoalan. Saya sangat yakin ! Islam atau agama manaupun (dalam hal ini TUhan) tidak membenarkan
Tindakan kekerasan utk alasan apapun. Musuh nyata kita saat ini adalah kemiskinan, kebodohan, korupsi, kezaliman sosial, dan persoalan-persoalan sosial lain : bagaimana mestinya nilai-nilai agama (Islam) mendorong aksi-aksi untuk perubahan sosial. Pada 1 Juni, di Monas : saya mengalami dan menyaksikan betul, Massa FPI secara sporadis dan brutal menyerang kami tanpa ampun, padahal sebagian besar dari kami adalah perempuan. Naif sekali, ketika menyerang dan memukul orang2 mereka begitu semangat, tetapi ketika melihat kemiskinan, kebodohan, korupsi, dll hanya diam aza. Kawan2 rakom, saya sepakat mas Budi. Sudah saatnya kawan2 menunjukkan dengan aksi nyata bahwa radio komunitas adalah bagian dari media warga yang mendorong proses perdamaian dan peduli terhadap masalah-masalah sosial. Pada konteks agama, saya kira rakom bisa melakukan “Jihad Sosial untuk masyarakat dan kemanusiaan” !.
termakasih.
Ade Duryawan

==========
Salam,
akhirnya saya harus urun rembug juga, saya setuju dengan pernyataan
kawan Ade, agama manapun tidak pernah menyerukan untuk berbuat
kekerasan.
Dari sisi lain yang tanpa kita sadari kejadian Monas menjadi poin
keuntungan Pemerintah dan media meanstream dalam hal mengalihkan isu
kenaikan BBM, yang sebetulnya dalam kontek tujuan kita semua yaitu
memberantas atau menolak kemiskinan, kebodohan, korupsi.
Usulan dari saya, kita semua (RAKOM) tentu tetap konsentrasi dengang
kenaikan BBM juga, disamping misi pembangunan tolerasi dan kedamaian
beragama tetap terjaga.

Tragedi Monas, Unas ada pihak yang menerima keuntungan atas konflik
tersebut.
Salam
Mart

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: