Radio Sebagai Media Komunikasi

Apa itu radio?

Radio adalah alat elektronik yang digunakan sebagai media komunikasi dan informasi

Bagaimana bentuk radio?

Bentuk radio sangat beragam tapi secara sederhana bisa dibagi kedalam dua bagian besar. Pertama radio sebagai alat penerima informasi yang kedua radio sebagai pemberi informasi istilah yang baku untuk yang kedua ini adalah stasiun radio.

Radio sebagai alat penerima informasi biasanya terdiri dari alat pengatur pencarian gelombang (tunning), pengatur keras suara (volume), antena penerima, sound, output dan input.

Radio sebagai pemberi informasi atau stasiun radio adalah media tempat mengelola informasi yang menggunakan frekuensi sebagai media penyampaian informasinya. Dan inilah yang dimaksud dengan radio dalam materi kita ini.

Radio yang dimaksud ini tentu punya beberapa karakter. Kita bisa membaginya pada dua karakter besar bila dilihat dari segi kekuatan dan kelemahannya.

Kekuatan radio:

Bersifat langsung, yakni pendengar bisa langsung mendengarkan informasi yang disiarkan. Detik itu kita bicara detik itu juga pendengar bisa mendengarkan apa yang kita bicarakan.

Cepat, radio punya sifat cepat karena dia menggunakan ranah publik yakni frekuensi sebagai alat antar informasinya tidak seperti media cetak yang menggunakan kertas.

Tanpa batas, radio punya karakter kekuatan seperti ini karena yang menjadi alat antar informasinya gelombang elektromagnetik yang bisa diakses atau didengarkan di mana saja dan kapan saja. Radio bisa didengarkan sambil menegerjakan pekerjaan yang lain radio pun karena menggunakan audio atau suara memudahkan orang-orang yang tidak dapat membaca untuk mendapatkan informasi.

Murah, radio media komunikasi yang murah dibandingkan dengan media komunikasi-informasi lainnya. Radio cukup dengan sekali membangun stasiun yang bermodal rendah bisa dipakai bertahun-tahun media yang lain butuh ongkos produksi yang besar setiap menyampaikan informasi.

Radio juga sangat pribadi yakni bisa membuat pendengar merasa akrab dengan penyampai informasi.

KARAKTER RADIO

  • Radio adalah SUARA.

  • Radio adalah mass media yang paling mengena (digunakan oleh banyak orang).

  • Radio dapat memberikan gambaran kepada para pendengarnya. Anda tidak perlu belajar untuk mengerti/memahami cerita yang kita sajikan. Kita memiliki kesamaan dengan tradisi yang ada dalam menyajikan berita dibanding dengan cara kerja jurnalistik di media cetak.

  • Radio adalah alat yang akrab dengan pemiliknya. Anda jarang sekali duduk dalam satu grup dalam mendengarkan radio; tetapi biasanya mendengarkannya sendirian- di mobil, di dapur dan sebagainya.

  • Radio adalah alat yang hangat dalam kaitannya dengan emosi pendengar. Campuran dari kata – kata, musik dan efek suara yang mampu mempengaruhi emosi.pendengar. Pendengar akan bereaksi atas kehangatan suara pembawa berita dan seringkali berfikir bahwa broadcaster adalah seorang teman bagi mereka.

  • Radio adalah alat langsung. Radio dapat langsung membawa anda ke kejadian disekitar lingkungan anda ataupun dibagian lain di dunia, lebih cepat daripada koran ataupun TV. Radio yang disiarkan secara langsung dapat secara langsung memberikan informasi kepada anda tentang banjir, angin topan, kebakaran hutan, kemacetan lalu lintas ataupun berita politik lainnya.

  • Radio adalah alat yang ringkas. Hal ini membuat pemiliknya merasa memiliki kawan dimanapun ia berada.

  • Radio adalah alat yang cukup murah dan mudah.

  • Radio adalah alat yang fliksibel. Seorang reporter dengan alat perekamnya ataupun melalui telepon dapat secara langsung menyampaikan berita yang ada di lapangan. Seorang broadcaster di studio dengan microphone dan control panelnya akan membawakan program beritanya.

  • Radio dapat membidik sasaran yang tepat bagi pendengar tertentu dengan mengadakan program khususnya.

  • Radio dapat memberikan berbagai macam bentuk “suara” seperti halnya orang – orang di jalan, bincang – bincang dan sebagainya.

RADIO KOMUNITAS = RADIO SWADAYA MASYARAKAT

Apakah radio komunitas itu?

menurut Luie N Tabing, stasiun radio komunitas atau radio swadaya masyarakat adalah suatu stasiun radio yang dioperasikan di suatu lingkungan atau wilayah atau daerah tertentu, yang diperuntukan khusu bagi warga setempat, yang berisikan acara dengan ciri utama informasi daerah (local content) setempat diolah dan dikelola oleh warga setempat. Lingkungan atau wilayah yang dimaksud bisa didasarkan atas faktor geografisnya (bisa dalam kategori teritori kota, desa, wilayah atau kepulauan). Tetapi, bisa juga kumpulan dari masyarakat tertentu tetapi dengan tujuan yang sama dan karenanya tidak perlu dengan persyaratan harus tinggal disuatu wialyah geografis tertentu.

Radio komunitas atau radio swadaya masyarakat dimengerti sebagai suatu kumpulan dari orang-orang yang berpartisipasi secara aktif dalam memenej dan membuat program acara. Anggotanya terdiri dari komunitas individu dan badan-badan lokal lainnyasebagai sumber daya manusia yang utama didalam mendukung pengoperasian radio swadaya masyarakat. Radio komunitas biasanya menggunakan transmiter bertenaga rendah antara 20-100 watts, yang digabung dengan beberapa alat yang sesuai dengan kebutuhan untuk itu.

Mengapa radio komunitas penting?

Radio komunitas menjadi penting karena bisa memberikan akses informasi bagi masyarakat sebagaimana juga memebreikan mereka akses bagi pengetahuan tentang bagaimana cara berkomunikasi. Informasi terkini dan terperecaya dan memang relevan untuk disebarluaskan, dipertukarkan dan dilakukan secara kontinu. Masalah penting disuatu daerah bisa disiarkan lebih cepat. Masayarakat pendengar diberi kesempatan untuk mengepresikan diri mereka sendiri, baik dari sisi sosial, politik, budaya dan sebagainya. Dalam tataran yang demikian, maka sesungguhnya radio komunitas membantu menempatkan masyarakat untuk secara proaktif dan cerdas bertanggung jawab dalam memecahkan masalah yang mereka hadapi secara mandiri.

Bagaimana mengatur stasiun radio komunitas?

Biasanya pengaturan radio komunitas ini dijalankan oleh suatu badan manajemen yang berorientasi multi sektoral, yang menangani pembuatan keputusan yang penting bagi stasiun tersebut. Selain itu, diperlukan staf sukarelawan yang terpilih (bisanaya oleh badan manajemen) dari beberapa orang yang b erkemauan dan memeiliki kemampuan. mereka inilah yang menangani pengoprasian radio itu dari hari ke hari dari stasiun tersebut. Dibawah kepemimpinan yang dipegang oleh Stasiun manager, mereka menyiapkjan program. Mereksa mengoprasikan peralatan. Mereka menangani kewajiban dibidang administrasi dari stasiun tersebut. Anggotanya adalah warga yang termotivasi untuk membantu dan memberikan kontribusinya dalam menjalankan beberapa tuga lainya dalam pengoprasian dari stasiun tersebut.

Siapakah sumber pendukung radio komunitas?

Sesungguhnya semua sumber daya yang ada didaerah tersebut adalah sumber pendukung radio komunitas. itu bisa individu-individu, badan-badan dan organisasi dalam komunitas itu sendiri diperlukan untuk mengoprasikan stasiun radio komunitas.

Individu atau pribadi yang termotivasi bisa memberikan sumbangan pemikiran bagi stasiun tau pun yang lainnya. Ber4bagai cara sebnearnya bisa dilakukan terutama untuk mengumpulkan dana, undian berhadiah, menjual atensi, dll. Iklan dari badan penytelenggara dan sumbangan langsung juga dapat dirterima. Badan penyelenggara sepertihalnya sekolah, yayasan, koperasi, pemerintah setempat, organisasi keagamaan juga bisa menyediakan dukungan dalam bentuk lain baik insidental maupun mau secara kontinu.

Bagaimana dukungan bagi stasiun radio komunitas dapat terjamin?

Ada beberapa jaminan yang harus disiapkan, yaitu:

  1. Biaya operasi yang sangat rendah, yang biasanya dengan membatasi pemakaian listrik di stasiun.
  2. Stasiun radio dijalankan oleh sukarelawan yang mendapat (jika ada) honor yang minim
  3. Manaja\emen dilatih mengfenai cara mengumpulkan dana dari sumber-sumber setempat melalui donasi, acara pengumpulan dana dan sebagainya.
  4. Kebutuhan dan kepentingan yang utama dari arti komunikasi yang efektif disediakan oleh radio komunitas.

Bagaimana menata bentuk radio komunitas?

Dalam organisasi radio komunitas, penataan organisasi mulai dari pimpinan inti, inisiator sampai staf harus ditata seusai dengan fasilitas yang dimilki. Riset dan evaluasi termasuk riset dasar yang menunjukan dan menggambarkan bagaimana situasi social ekonomi dari lingkungan tersebut harus dibuat pada awal kegiatan proyek pendirian radio komunitas. Penilaian dan secara periodik dan pengawasan harus dilakukan pula. Demikian juga pengevaluasian harus dilaksanakan.

Pelatihan dalam tiga kelompok warga perlu diberikan terutama mengenai kemampuan dasar tekhnisi, manajer inti dan pembuat program. dokumentasi yang dilakukan dengan cara berkomu iukasi seperti cerita, merupakan perhatian utama dari calon evaluator (pengamat), simulator dan pengangkat cerita untuk direkam, dalam bentuk cetak, film atau video, tentang perkembangan dalam radio komunitas.

Apa perbedaan radio komunitas dengan radio lain?

RADIO KOMUNITAS

RADIO UTAMA

Daerah

Tujuan

Pemilikan

Manajemen

Jam Siaran

Staff Penyiar

Transmitter

Fasilitas

Sumber Dana

Partisipasi Masyrakat

Bentuk

Terpencil/ pulau kecil

Pengembangan pendidikan (apa yang baik bagi suatu komunitas)

Komunitas

Badan Komunitas Media

Pendek

Sukarela (biasanya Tidak dibayar)

Kekuatan rendah (20-100 watts)

Amat biasa

Bantuan dari komunitas

Pendonor

Subsidi

Tinggi

Demokrasi

Kota utama, Kota besar

Jumlah populasi besar

Keuntungan-keuntungan politik (Apa yang baik bagi pemilik)

Kapitalis/Pengusaha

Politikus

Sekolah dan

Badan Keagamaan

Direktur

Ekstensif

Profesional (yang dibayar)

1 Kw – 5 Kw

Amat memuaskan

Iklan

Minimal

Terpaku pada usaha dan kepentingan politik

About these ads

10 Tanggapan

  1. ok banget banget, tapi bagaimana cara membuatnya
    boleh dong ditampilkan

  2. boleh lebih spesifik apa yang mesti ditampilkan?

  3. bos punya proposal pembuatan radio nggak??
    kalo punya saya minta di share dunk..
    insya allah saya mau bikin radio..

    thanks 4 attention..

    nb: kalo perlu tolong di kirim ke email saya..

  4. mendirikan radio komunitas bukan sekedar mendirikan secara teknis. perlu dipelajari kemandirian dan partisipasi warga setempat. karena radio komunitas membutuhkan perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan radio komersial maupun publik. ini perlu diperhatikan agar tidak kecewa dibelakang hari.
    proposal bisa dibuat. nanti sy usahakan untuk dikirim via email. semoga rakomnya akan menjadi media untuk suara2 yang terlewatkan dan terabaikan.

  5. assalam
    bro, aku tertarik mau buat radio komunitas tk sekolah, tapi mbasih bingung tentang:
    1.proposal pembuatan radio komunitas
    2. hal-hal yang diperlukan

  6. Assalamualaikum,
    Saya pengen bikin radio pendidikan di lingkungan saya, boleh proposalnya dikirim via email dan teknis pembuatan radio AM

  7. Bos, saya adalh osis sma 1 subah. Saya bisa ndag ya bikin itw bwt skolah sya tp buth dana brapa ya. Cz kami hanya pnya dana 5 jutaan. Please kirim jawbnya k alamat email saya

  8. apakah radio komunitas punya prospek menjanjikan bagi komunitasnya sendiri? seberapa besar kira-kira peluang itu? melihat banyaknya terpaan media massa yang semakin gencar dan mewabah.

  9. Keberhasilan radio komunitas bukan diukur dari fisik studionya, tapi dari keterlibatan dan peningkatan aktifitas warganya. Rakom media tp juga bs jg sebagai ujung tombak informasi di wilayahnya.
    Sebenarnya peran rakom lebih besar untuk warganya dibanding dgn peran radio swasta, krn kedekatan rakom di wilayahnya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: